Bisindo, Bahasa Isyarat Tuna Rungu Yang Dapat Dipelajari Masyarakat Biasa

Written by on 16 October 2018

Poster bahasa isyarat bisindo, pada acara Gebyar Kreatifitas Disabilitas

Masyarakat normal, seringkali merasa canggung apabila bertemu dan berkomunikasi, dengan masyarakat difabel terutama tuna rungu. Padahal penyandang tuna rungu, memiliki cara sendiri untuk saling berkomunikasi, yaitu melalui bahasa isyarat indonesia atau bisindo, yang dapat dipelajari oleh masyarakat umum. Hal tersebut diungkapkan Fajar Prasetya, ketua masyarakat peduli disabilitas wonosobo di lapangan tumenggungan selomerto hari minggu lalu.

Fajar menyebut, masyarakat sering kali bingung berkomunikasi dengan penyandang tuna rungu, karena tidak faham terhadap bahasa tersebut.
Padahal, menurutnya, tidak sulit untuk mempelajarinya, karena hanya mengandalkan ketelatenan, dan gerak tangan yang dapat dilatih. Fajar melanjutkan, bisindo merupakan bahasa isyarat yang dibuat guna menyamakan bahasa, untuk mempermudah komunikasi sesama penyandang tuna rungu di Indonesia.

Fajar mengungkapkan, di Kabupaten Wonosobo bisindo dapat dilatih atau dipelajari setiap hari minggu bersama komunitas Masyarakat peduli disabilitas wonosobo ataupun dengan cara mengundang komunitas tersebut, pada setiap acara.

Fajar Berharap, masyarakat dapat belajar bahasa bisindo, agar antara penyandang disabilitas, maupun masyarakat biasa, dapat saling berkomunikasi antar sesama warga negara. (Rob)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Pesona FM Wonosobo

Pesona FM Wonosobo

Current track
TITLE
ARTIST