IURAN BPJS KESEHATAN KEMBALI NAIK, KALI INI HAMPIR 100 PERSEN

Written by on 14 May 2020

Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali naik tahun ini pada beberapa kelas. Meski sempat dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) melalui putusan MA Nomor 7P/HUM/2020, tapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan kembali untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

Dikutip dari kompas.com, berikut adalah iuran BPJS Kesehatan peserta mandiri pada Juli-Desember 2020 berdasarkan Perpres Nomor 64 tahun 2020:
Kelas 1 Rp 150.000
Kelas 2 Rp 100.000
Kelas 3 Rp 25.500 (Rp 42.000 dikurangi subsidi pemerintah Rp 16.500. Kenaikan pada iuran kelas I hampir 100 persen, sebelumnya pada April-Juni 2020, Peserta Kelas I hanya membayar Rp 80.000.
Sementara itu untuk Peserta Kelas II sebelumnya hanya membayar Rp 51.000.

Sementara itu, alasan kenaikan BPJS seperti disebutkan dalam Perpres 64 tahun 2020 adalah untuk menjaga kualitas dan kesinambungan JKN. Dimana peserta yang tidak mampu sudah dipastikan dijamin pembayaran iurannya oleh pemerintah melalui skema penerima bantuan iuran.
Dalam Perpres 64 Tahun 2020 pemerintah membantu iuran untuk Kelas III mandiri, dan di tahun 2020 sejumlah 16.500 per jiwa per bulan dikalikan seluruh peserta mandiri kelas 3 yang kepesertaannya aktif.

Sebenarnya salah satu prinsip program iuran BPJS adalah goyong royong. Sehingga semua elemen yang terlibat harus bisa menutup pengeluaran bersama-sama. Tak hanya gotong royong antar kelas, tapi juga ada ASN, TNI, Polri, Pekerja Penerima Upah, dan swasta. Karena selama ini iuran yang dikumpulkan belum mencukupi pembiayaan program, maka terjadi penyesuaian besaran tarif.(eka)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Pesona FM Wonosobo

Pesona FM Wonosobo

Current track
TITLE
ARTIST