Paspor Untuk 3.768 Jamaah Haji, Kantor Imigrasi Berlakukan OSS

Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo bersiap menerbitkan 3.768 paspor untuk para jamaah haji dari eks Karesidenan Kedu dan Kabupaten Banjarnegara. Pelayanan untuk keperluan terbitnya paspor tersebut, dikatakan Pelaksana harian Kepala Kantor Imigrasi Wonosobo, Agus Susdamajanto bakal dimulai pada Senin, 22 Februari 2016 mendatang. “Jadwal foto dan wawancara mulai 22 Februari dan sekitar seminggu setelahnya sudah selesai sehingga pemilik paspor dapat mengambilnya,” terang Agus ketika ditemui Jumat (19/2). Menurut Agus, pihaknya siap melayani tak kurang dari 200 sampai 300 jamaah calon haji per hari dengan system one stop service (OSS), alias

pelayanan satu pintu.

“Pelayanan paspor haji dijamin tidak akan menimbulkan antrian panjang karena kita sudah memberlakukan satu pintu,” jelas Agus. Namun demikian, Agus tetap meminta agar para jamaah bersedia mematuhi peraturan yang ditetapkan pihak Kantor Imigrasi. Beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi calon haji, disebut Agus meliputi pemenuhan berkas yang telah difotocopy  dengan kertas A4 ke kantor, 4 hari sebelum jadwal foto dan wawancara. Selain itu, jamaah calon haji juga diwajibkan untuk hadir pada pukul 07.00 WIB pada hari pengambilan foto dan wawancara. “Untuk jamaah yang sakit atau lanjut usia, kami minta mereka agar berkoordinasi dengan panitia pelayanan penerbitan paspor, sehingga bisa didahulukan,” lanjut Agus.

Dari sisi pelayanan paspor untuk para calon jamaah haji, Agus mengaku kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo sejak Tahun 2009 merupakan salah satu yang terbaik, tak hanya di Jawa Tengah tapi juga di Indonesia. “Kecepatan dalam pelayanan paspor haji tentu akan memudahkan kantor kementerian Agama untuk mengurus visa di kedutaan besar Arab Saudi di Jakarta,” pungkas Agus.

Related articles

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Utama